Sekilas mengenal profil Mahmud Sidik Abu Ikhsan

Ia lahir di sebuah kampung, tepatnya di kampung Sidamulya, Desa Majingklak, Kec.Wanareja, Cilacap, Jawa Tengah. Lahir pada tgl 11 November 1977.

Ia menempuh pendidikan di SDN 2 Majingklak dan lulus pada tahun 1991, setelah lulus dari Sekolah Dasar, ia melanjutkan belajar di pondok pesantren Miftahul Huda Ath-Thoyibah, Wanareja, Cilacap tahun 1994, kemudian melanjutkan belajar di pondok pesantren Nurul Jadid, Kutaraja, Kuningan, Jawa Barat sampai tahun 1997.

Setelah itu kemudian ia merantau ke kota Bandung dan Jakarta sampai tahun 1998, kemudian pada tahun 1999 ia menikah dengan seorang gadis satu desanya. Pada tahun 2003 ia mulai belajar agama kembali dengan mengikuti dauroh-dauroh dan diklat, dan ia sangat terpengaruhi dengan kajian-kajian yang ia ikuti di masjid imam Ahmad bin Hambal Bogor yang diisi oleh Ustadz Yazid. Berawal dari situlah ia belajar manhaj salaf.

Walau sudah berumah tangga dan bahkan sampai sudah memiliki anak, antusias dalam menuntut ilmu tidak pernah surut. Beberapa pondok pernah ia singgahi untuk menimba ilmu syar’i, diantaranya; pondok An-Nuur Al-Atsary Kedungkendal, Banjarsari, Ciamis yang diasuh Ustadz Khotib Muwahhid, kemudian pondok ustadz Abu Husen (Murid Syaikh Yahya Al-Hajury Yaman) Desa Bakulan, Penican, Purbalingga, Jawa Tengah dan yang lainnya.

Saat ini ia menjadi pelayan ma’had yatim dan dhuafa Bilal bin Robah, Cisayong, Tasikmalaya. Walaupun demikian ia masih kuat keinginan untuk melanjutkan menuntut ilmu ke negeri Yaman.

Semoga keinginannya tersebut tercapai, aamiin

Demikian sekilas profil Mahmud Sidik Abu Ikhsan

Tinggalkan komentar